asaam nukleat

Fungsi Asam Nukleat

Fungsi Asam Nukleat – Asam nukleat adalah makromolekul pertama yang diisolasi dari hati. Asam nukleat berbentuk rantai dimana sintesis molekul nukleotida berperan sebagai pembatas. Ini menyimpan informasi tentang pertumbuhan dan proliferasi sel molekuler ini.

Asam nukleat adalah polimer besar yang berkisar antara 25.000 / 1.000.000 hingga 1 miliar. Asam nukleat mengandung monomer nukleotida DNA dan RNA. Nukleotida mengandung gugus fosfat, basa nitrogen, dan gula pentosa. Senyawa serapan berasal dari golongan purin dan pirimidin. Purin asam nuklir utama adalah adenin dan guanin, sedangkan pirimidin adalah sitosin, timin, dan urasil.

Monomer asam nukleat dapat diperoleh dengan hidrolisis asam nukleat sebagai struktur utama asam nukleat. Hidrolisis monothyrototoids berlebih disediakan oleh asam fosfat dan nukleosida. Proses hidrolisis ini berlangsung dalam suasana basa.

Jenis Asam Nukleat

Sumber Referensi : https://rumus.co.id/

Asam deoksiribonukleat

Asam nukleat dioksibibon adalah asam nuklir yang mengandung instruksi genetik yang digunakan dalam pengembangan dan fungsi semua organisme yang diketahui. Peran penting molekul DNA adalah dalam penyimpanan informasi jangka panjang, dan DNA sering dibandingkan dengan cetak biru karena terdapat instruksi untuk membuat komponen lain di dalam sel, seperti protein dan molekul RNA. Segmen DNA yang membawa informasi genetik ini disebut gen, tetapi urutan DNA lain memiliki tujuan struktural atau melibatkan pengaturan penggunaan informasi ini.

Karakteristik Asam Nukleat

Dikutip dari : https://rumusbilangan.com/

Makromolekul sangat besar.
Ini berisi mononukleotida utama:

dAMP, dGMP, dTMP, dCMP

  • Struktur heliks terdiri dari dua atau lebih rantai polinukleotida (dua heliks)
  • Spesies / organisme mononukleotida utama memiliki hubungan, urutan, dan berat molekul (D) yang spesifik.
  • Pada sel prokariotik (dimana hanya terdapat satu kromosom), hanya DNA yang bersifat makromolekul, mr = 2 x 109.
  • Sel eukariotik (yang mengandung banyak kromosom) memiliki banyak molekul DNA.
  • DNA ditemukan terutama di hati (DNA inti) yang ditempeli histon. Itu juga ditemukan di sitoplasma (DNA sitoplasma), mitokondria, dan kloroplas.
  • Pada sel mikroba selain pada badan sel juga ditemukan pada membran sel = mesosom dan pada sitoplasma ekstrachromosomal = plasmid / episom.
  • Menunjukkan DNA normal organisme lain secara teratur

Struktur Asam Nukleat

Kunjungi : https://rumusrumus.com/

  • Senyawa alkali dalam DNA organisme hidup tetap ada di semua sel dan memiliki sifat tertentu.
  • Struktur basa DNA bervariasi dari organisme ke organisme, mengekspresikannya secara tidak sama: (A + T) / (G + C)
  • Kandungan alkali spesies tidak berubah tergantung pada usia, kandungan nutrisi atau lingkungan.
  • Jumlah adenin dalam DNA tubuh selalu sama dengan jumlah timin (A = T).
  • Jumlah guanin dalam tubuh selalu sama dengan jumlah sitosin (G = C).
  • Total basa purin dalam tubuh selalu sama dengan basa pirimidin total: (A + G) = (T + C).

Macam Asam Nukleat

Asam nukleat adalah kombinasi polimer yang menyimpan semua informasi genetik, yaitu “proyek” yang mewakili sifat dan potensi sejati organisme yang diperoleh dari generasi sebelumnya dan diteruskan ke generasi mendatang. Berhasil.

Untuk mengekspresikan gen yang mensintesis protein terkait, informasi sekuens DNA harus diubah menjadi protein. Ini karena DNA sendiri dengan cepat terlibat dalam sintesis protein. Informasi harus ditransfer dari sel sepia ke lokasi protein, yaitu ribosom. Untuk melakukan ini, salin pertama (tulis).

Kunjungi : https://materibelajar.co.id/

RNA adalah polimer dengan berat molekul 20.000 hingga 40.000. Bagian gen yang sesuai diterjemahkan menjadi messenger RNA (MRNA). Urutan MRNA tertanam dalam untai DNA dengan kode genetik yang sesuai. Karena RNA terkandung dalam urus dan bukan timin, misalnya, DNA AAG menghasilkan kode MRNA UC tiga kali lipat.

DNA dan RNA adalah polimer dari unit nukleotida. Unsur nukleotida terdiri dari tiga komponen: gula pentosa, basa biologis (senyawa yang mengandung nitrogen heteroklastik), dan asam fosfat. Pentosa dalam RNA adalah ribosa, dan pentosa dalam DNA adalah dioxyribos, yang tidak memiliki oksigen di ribos. DNA dan RNA dapat berbeda-beda tergantung pada jenis gula.

Fungsi Asam Nukleat

DNA menyimpan informasi (kode) tentang protein yang dibutuhkan sel. Informasi genetik adalah hubungan antara urutan nitrogen dalam DNA dan urutan asam amino suatu protein. Struktur kode genetik disebut kodon. Tiga urutan nukleotonik dalam divisi kode yang berbeda. Setiap kodon mengidentifikasi asam amino yang digunakan dalam sintesis protein. Terkadang ada cacat dalam pembentukan kromosom baru, yang menyebabkan perubahan karakteristik genetik. Ini sering disebut mutasi.

Kunjungi : https://majalahpendidikan.com/

Aktivitas asam nukleat bervariasi

Asam nukleat memiliki fungsi penting lainnya yaitu:

  • Kecuali
  • Tersebar luas
  • Interpretasi informasi genetik
  • Metabolisme sedang
  • Komentar Energi
  • Koenzim Membawa energi
  • Koenzim menukar asam asetat
  • Gula
  • Senyawa amino
  • Molekul organik lainnya
  • Dan oksidasi koenzim
  • Asam nukleat adalah polinukleotida, yaitu polimer yang mengandung nukleotida. Nukleotida terdiri dari 3 komponen yaitu basa nitrogen, pentos (gula yang mengandung lima karbondioksida), dan gugus fosfat. Terdapat dua kelompok badan nitrogen yaitu pirimidin yang mengandung timin (T), sitosin (C), urus (U), dan purin adenin (A) dan guanin (G).

Simak Juga : https://pelajarindo.com/