Ini-Penyebabnya-Gagal-Seleksi-Penyelenggaraan-CPNS

Ini Penyebabnya Gagal Seleksi Penyelenggaraan CPNS

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 akan ditutup pada Senin (26 Juli 2021).

Sebelum menyelesaikan proses pendaftaran, pelamar harus memeriksa kelengkapan dan kesesuaian dokumen.

Pilihan pertama yang dihadapi pelamar adalah pilihan administratif. Juga akan ada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Tahun lalu, banyak peserta yang gagal pada seleksi pertama karena dua alasan.

Demikian disampaikan Pj Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Layanan Umum Negara (BKN) Paryono.

“Dokumen yang diunggah mungkin tidak memenuhi syarat,” kata Paryono kepada Kompas.com, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Pendaftaran CPNS ditutup 26 Juli, daftar sekarang di www.sscasn.bkn.go.id

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Alasan lainnya adalah karena pelatihan tidak memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.

Hal ini juga tertuang dalam video FAQ yang diunggah ke akun @bkngoidofficial.

Untuk kualifikasi pendidikan berdasarkan kasus per kasus, tergantung pada agensi. Pasalnya, lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam hal tersebut dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

“Tapi tipsnya harus dilihat di posisi, periksa apakah pekerjaan di posisi ini sesuai dengan pelatihan kami,” kata juru bicara dalam video Indah.

Ia mengingatkan, dalam proses seleksi program studi (prodi) dan bukan gelar yang dilihat.

Misalnya, ada lulusan bisnis dan manajemen yang sama-sama memiliki gelar SE (Sarjana Ekonomi). Namun, Sarjana Ekonomi diperlukan. Oleh karena itu, lulusan manajemen tidak dapat melamar.

“Meski gelarnya sama-sama SE, ini tidak menjadi acuan oleh prodi,” ujarnya.

Menurut Indah, yang paling aman dilakukan adalah memilih pendidikan yang sesuai dengan pendidikan.

“Tapi kalau masih mau coba tanya ke instansi dulu, atau bisa lihat rumpun pendidikannya sama atau tidak. Biasanya referensi untuk instansinya sama,” imbuhnya.

Pelamar bisa menggunakan help desk di website BKN, tapi pertanyaannya ditujukan ke instansi

, bukan ke BKN.

Baca juga: Masih buka, jadwal pendaftaran CPNS paling lambat 26 Juli 2021

Terkait akreditasi, sertifikat yang diunggah juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sertifikat dikeluarkan setelah menyelesaikan gelar, bukan sertifikat akreditasi terakhir (masih valid).

“Sesuai Permenpan, gelar digunakan dalam wisuda,” kata Indah.

Kemudian keduanya diunggah dengan predikat cumlaude yaitu akreditasi kampus dan program studi.

Sedangkan formasi umum yang bisa diunggah adalah salah satunya, namun menyesuaikan dengan permintaan instansi yang dituju.

Terkait dokumen yang diunggah, Indah mengingatkan bahwa ukuran dokumen harus sesuai dengan ketentuan. Minimal 100kb dan maksimal sesuai ketentuan yang disebutkan (setiap dokumen berbeda-beda).

“Sayang kalau tidak terbaca, bahkan tidak lolos verifikasi,” kata Indah.

Jika terjadi kesalahan saat mengunggah dokumen saat memulai halaman SSCASN, pelamar masih dapat menggantinya selama belum mengklik “Akhiri Pendaftaran”.

Jika ada kesalahan, pemohon dapat memperbaikinya dengan mengklik “Unggah dokumen”. Kemudian klik “Lihat” untuk mengonfirmasi hasil unggahan.

LIHAT JUGA :

serverharga.com
wikidpr.id
riaumandiri.id
dekranasdadkijakarta.id
finland.or.id
cides.or.id