Pada-tanggal-berapa-Muhammadiyah-Persyarikatan-didirikan-Itu-sejarah

Pada tanggal berapa Muhammadiyah Persyarikatan didirikan? Itu sejarah

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi atau perkumpulan Islam pertama di Indonesia. Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis).

Dilansir dari situs resmi Muhammadiyah, Persyarikatan Muhammadiyah didirikan pada tanggal 18 November 1912 Miladiyah bertepatan dengan tanggal 8 Dzulhijjah 1330.

Kata “Muhammadiyah” secara harfiah berarti “pengikut Nabi Muhammad”. Penggunaan kata “Muhammadiyah”

dimaksudkan untuk menghubungkan (menghubungkan) ajaran dan jejak perjuangan Nabi Muhammad.

Baca juga:
NU-Muhammadiyah Tolak juknis dana BOS, Nadiem: Belum Efektif 2022

Sejarah Persatuan Muhammadiyah

Kelahiran dan keberadaan Muhammadiyah pada awal berdirinya tidak dapat dipisahkan dan merupakan perwujudan dari gagasan dan tindakan perjuangan Kyai Haji Ahmad Dahlan yang menjadi pendirinya.

Kyai Dahlan memiliki ide reformasi setelah belajar dengan ulama Indonesia yang tinggal di Mekah

seperti Syekh Ahmad Khatib dari Minangkabau, Kyai Nawawi dari Banten, Kyai Mas Abdullah dari Surabaya dan Kyai Faqih dari Maskumambang; juga setelah membaca pemikiran para pembaharu Islam seperti Ibnu Taimiyah, Muhammad bin Abdul Wahhab, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha.

Dengan modal intelektual dan interaksinya selama tinggal di Arab Saudi dan membaca karya-karya para pembaharu pemikiran Islam, Kyai Dahlan menabur benih ide-ide pembaruan.

Mulanya Muhammadiyah dibentuk sebagai organisasi untuk menjalankan ide-ide yang muncul dari interaksi Kyai Dahlan dengan teman-temannya Boedi Oetomo, R. Budihardjo dan R. Sosrosugondo.

Dalam catatan Adaby Darban, seorang sejarawan UGM, nama “Muhammadiyah” pada awalnya diusulkan oleh seorang kerabat dan sahabat Kyai Ahmad Dahlan bernama Muhammad Sangidu, seorang ketib anom Keraton Yogyakarta dan seorang pembaharu yang kemudian menjadi kepala pemerintahan. Kraton Yogyakarta yang kemudian diputuskan oleh Kyai Dahlan setelah melalui salat istikharah.
Tujuan didirikannya Muhammadiyah

Secara umum tujuan didirikannya Muhammadiyah Ahmad Dahlan adalah untuk memahami

dan melaksanakan Islam sebagai ajaran yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW agar dapat menjalani kehidupan dunia sesuai dengan keinginan Islam.

Dengan demikian, ajaran Islam yang suci dan benar dapat bernafas untuk kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Selain itu, Statuta 1914 menetapkan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah pada waktu itu, yaitu:

  • mempromosikan dan mendorong pengajaran dan pembelajaran agama di Hindia Belanda,
  • Promosi dan promosi kehidupan (way of life) selama kehendak agama Islam berakhir.

Baca juga:
Ada beasiswa untuk siswa SD, SMP dan SMA dari Lazismu, itu syaratnya

Faktor-faktor yang mempengaruhi berdirinya Muhammadiyah. maju kedepan

Lahirnya Muhammadiyah saat ini didorong oleh realitas kehidupan yang berbeda yang dihadapi umat Islam dan masyarakat Indonesia.

Faktor-faktor yang menjadi pendorong lahirnya Muhammadiyah antara lain:

  • Umat Islam tidak mengikuti tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi sehingga mengakibatkan meluasnya hal-hal yang mengakibatkan umat Islam tidak menjadi kelompok yang terhormat di masyarakat, dan agama Islam tidak lagi memancarkan cahaya kesucian.
  • Kurangnya persatuan dan kesatuan umat Islam akibat gagalnya penegakan Uhuwah Islamiyah dan lemahnya organisasi yang kuat
  • Kegagalan beberapa lembaga pendidikan Islam untuk menghasilkan kader-kader Islami karena tidak lagi memenuhi tuntutan zaman
  • Umat Islam sebagian besar hidup dalam kisaran sempit fanatisme, buta iman dan pemikiran dogmatis, berada dalam konservatisme, formalisme dan tradisionalisme
  • Karena kesadaran akan bahaya yang mengancam kehidupan dan pengaruh agama Islam, serta sehubungan dengan pekerjaan misionaris Kristen dan zending di Indonesia, yang semakin mempengaruhi penduduk.

Itulah sejarah dan tanggal berdirinya Persyarikatan Muhammadiyah. Semoga artikel di atas bisa menambah wawasan para detikers!

Baca Juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id